KJRI Jeddah Kembali Selamatkan TKI Overstayer Asal Banten

KJRI Jeddah Kembali Selamatkan TKI Overstayer Asal Banten

- detikNews
Kamis, 16 Okt 2014 06:50 WIB
KJRI Jeddah Kembali Selamatkan TKI Overstayer Asal Banten
Jeddah - KJRI Jeddah kembali melarikan salah satu TKI Overstayer dari penampungan yang diduga menderita infeksi lambung ke RS King Fahd, Rabu (15/10/2014). Ia adalah Julaiha Binti Taswan (44 tahun), TKI Overstayer asal Kecamatan Pontang Provinsi Banten.

Julaiha Binti Taswan berangkat ke Arab Saudi melalui PPTKIS Marcoria Putra, dan beliau melarikan diri dari majikannya. Selama menjadi overstayer, Julaiha bekerja secara ilegal dan berpindah – pindah dari majikan satu ke majikan lainnya. Kami menerima pengaduan Julaiha dari salah satu rekan penampungannya pada Minggu (12/10/2014). Pengaduan tersebut kita laporkan dan koordinasikan dengan KJRI Jeddah,” jelas Ramida Muhammad salah satu relawan POSPERTKI dalam rilis yang diterima, Kamis (16/10/2014).

Julaiha tinggal di salah satu penampungan TKI di daerah kota Jeddah. Kondisinya sangat menyedihkan. Setelah melakukan koordinasi dengan KJRI Jeddah, relawan POSPERTKI mengevakuasi Julaiha dari penampungannya ke KJRI Jeddah pada Rabu siang. Selang satu jam, KJRI Jeddah memanggil ambulance dan membawa ke RS King Fahd di Jeddah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"InsyaAllah, kondisinya bisa lebih baik dan sehat,”sambung Ramida.

Harapan utama Julaiha yaitu ingin dipulangkan ke Indonesia dengan cara deportasi. POSPERTKI mengapresiasi langkah KJRI Jeddah. Sebelum dilakukan proses pemulangan, KJRI Jeddah lebih dahulu menyelematkan kesehatan TKI tersebut.

Salah satu TKI Overstayer sebelumnya Heri Rachmat yang sempat dilarikan ke RS King Fahd karena penyakit komplikasi, saat ini sudah bisa keluar, sehat, dan bisa berjalan kembali. Padahal dia sebelumnya untuk jalan atau bangun pun tidak bisa, apalagi berbicara.

"Saat ini tinggal proses pemulangan yang akan diurus KJRI Jeddah,” ujar para relawan POSPERTKI.

Para relawan POSPERTKI berharap agar baik KBRI maupun KJRI tetap merpetahankan pelayanan yang tanggap seperti saat ini. Dan terus melakukan pembenahan – pembenahan seperti yang diharapkan oleh para TKI lainnya. Tentu dibawah pemerintahan baru dan di kepemimpinan Jokowi – Jusuf Kalla, KBRI/KJRI memahami sepak terjangnya yang melayani, mengayomi, dan melindungi.

(kha/kha)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads