Romi Cs Klaim Muktamar di Surabaya Sah, Ini Alasannya

Romi Cs Klaim Muktamar di Surabaya Sah, Ini Alasannya

- detikNews
Rabu, 15 Okt 2014 20:27 WIB
Romi Cs Klaim Muktamar di Surabaya Sah, Ini Alasannya
Surabaya - Muktamar VIII PPP tetap digelar di Surabaya meski ditolak oleh Ketum Suryadharma Ali. Ketua Steering Comitee Muktamar Rusli Effendi memaparkan alasan keabsahan acara yang digelar oleh Sekjen PPP Romahurmuziy (Romi) ini.

"Secara jumlah, kami sudah memenuhi kuorum karena dihadiri oleh 26 dari 33 DPW yang ada. Hingga kini tercatat seluruhnya ada 844 peserta dari 1.112 yang diundang hadir. Berarti kan sudah 2/3-nya dan kuorum," ujar Rusli dalam jumpa pers di Hotel Empire Palace, Jl Blauran, Surabaya, Rabu (15/10/2014).

Hal itu disebutkan Rusli sambil membaca AD/ART PPP. Selain itu dibacakan pula Pasal 8 mengenai pelaksanaan Muktamar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi kalau ketua umum berhalangan hadir maka wakil ketua umum bisa menggantikan. Sudah ada Waketum dan Sekjen, berarti forum ini sah demi hukum," imbuh Rusli.

Sementara itu di Jakarta, Ketua Majelis Syariah PPP KH Maimoen Zubair menyatakan partainya tetap di Koalisi Merah Putih dan mengusulkan Muktamar Islah diselenggarakan pada 19 Oktober 2014. Terkait hal itu, Rusli menilai pernyataan Maimoen harus dihormati.

"Tentu kami menghormati pernyataan Mbah Moen (panggilan untuk Maimoen), tetapi di AD/ART menyebutkan bahwa Mahkamah Partai dan Majelis Syariah hanya memberikan fatwa mengenai agama saja dan didekatkan dengan ajaran agama," papar Rusli.

Mengenai kegiatan kepartaian diserahkan kepada pengurus harian. Termasuk dalam menyelenggarakan Muktamar pun cukup diawali rapat oleh pengurus harian.

"Dan dalam rapat terakhir kami waktu itu dihadiri pula oleh Pak Suryadharma," pungkas Rusli.

(bpn/kha)


Berita Terkait