Fahri Hamzah Sindir KIH Tidak Punya Struktur Koalisi yang Kuat

Fahri Hamzah Sindir KIH Tidak Punya Struktur Koalisi yang Kuat

- detikNews
Rabu, 15 Okt 2014 19:50 WIB
Fahri Hamzah Sindir KIH Tidak Punya Struktur Koalisi yang Kuat
Jakarta - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah menyindir mekanisme pembetukan kabinet Joko Widodo-Jusuf Kalla yang tidak transparan. Dia menilai persoalan tersebut karena anggota parpol Koalisi Indonesia Hebat (KIH) tidak diajak komunikasi dan belum punya struktur koalisi yang kuat.

"Kok belum ada transparansi soal kabinet. Misalnya gitu ya, kok belum transparan. Karena itu salah satunya anggota-anggota koalisinya enggak diajak ngomong. Gitu lo dari awal, koalisi tanpa syarat itu tidak diajak ngomong," kata Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/10/2014).

Fahri pun membandingkan dengan Koalisi Merah Putih (KMP) yang solid sejak awal. Menurut dia, sejak awal Koalisi Merah Putih bicara bersama. Lagipula, KIH menurutnya memiliki empat anggota parpol yang dinamikanya perlu dijaga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau kami dari awal ngomong. Kami ingin juga di sebelah sana ngomong juga. Lagian banyak partainya juga. Paling tidak empat partai di tangan. Jadi, jangan sibuk ngurusin kami. Kami di sini sudah rapih, di sana bikin dinamika juga dong," ujarnya.

Dia juga menantang KIH agar berani membuat struktur koalisi seperti yang dilakukan KMP. Contohnya, ada struktur kepengurusan di KMP seperti Ketua Presidium, Ketua Harian, Sekretaris hingga Koordinator. Menurutnya, KIH perlu melakukan struktur seperti koalisi Setgab di era pemerintahan Presiden SBY.

"Berani enggak PDIP bangun Setgab dengan Jokowi? Sekarang kami mengajak ayo bikin yang serius. Ketua Setgabnya Jokowi. PDIP anggotanya terus Hanura, Nasdem, PKB bikin saja," sebutnya.

"Kalau kami ketuanya jelas, ketua presidiumnya ada Pak Aburizal Bakrie, ketua harian Pak Idrus Marham, saya sekretaris, Fadli Zon jadi wakil, Pak Hatta sebagai presidium, ada struktur gitu lho. Di KIH mana? Harusnya struktur dibuat dong, biar pengelolaan kuat," katanya.

(hat/kha)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads