"Kok belum ada transparansi soal kabinet. Misalnya gitu ya, kok belum transparan. Karena itu salah satunya anggota-anggota koalisinya enggak diajak ngomong. Gitu lo dari awal, koalisi tanpa syarat itu tidak diajak ngomong," kata Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/10/2014).
Fahri pun membandingkan dengan Koalisi Merah Putih (KMP) yang solid sejak awal. Menurut dia, sejak awal Koalisi Merah Putih bicara bersama. Lagipula, KIH menurutnya memiliki empat anggota parpol yang dinamikanya perlu dijaga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga menantang KIH agar berani membuat struktur koalisi seperti yang dilakukan KMP. Contohnya, ada struktur kepengurusan di KMP seperti Ketua Presidium, Ketua Harian, Sekretaris hingga Koordinator. Menurutnya, KIH perlu melakukan struktur seperti koalisi Setgab di era pemerintahan Presiden SBY.
"Berani enggak PDIP bangun Setgab dengan Jokowi? Sekarang kami mengajak ayo bikin yang serius. Ketua Setgabnya Jokowi. PDIP anggotanya terus Hanura, Nasdem, PKB bikin saja," sebutnya.
"Kalau kami ketuanya jelas, ketua presidiumnya ada Pak Aburizal Bakrie, ketua harian Pak Idrus Marham, saya sekretaris, Fadli Zon jadi wakil, Pak Hatta sebagai presidium, ada struktur gitu lho. Di KIH mana? Harusnya struktur dibuat dong, biar pengelolaan kuat," katanya.
(hat/kha)











































