"Partai kita kehilangan jati diri dan diolok-olok. Harga diri kita sempat jatuh ke titik nadir. Bayangkan apa yang akan kita katakan ke akar rumput?" ujar Emron di Hotel Empire Palace, Jl Blauran, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (15/10/2014).
PPP disebutnya merupakan salah satu pelopor dari partai-partai reformasi. Tak seharusnya PPP ditinggalkan begitu saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal Khittah PPP seharusnya memperjuangkan konstitusi. Bagaimana mungkin saat ini menjaga konstitusi bila tak dapat posisi sama sekali.
Padahal pada tahun 2001 hingga 2004 PPP dapat kursi Wakil Presiden. Bahkan setelah itu mampu mengusung Ketum saat itu jadi Capres.
"Ini akibat dari pemimpin yang tak mengerti bagaimana menjaga konstitusi," pungkas Emron.
(bpn/dnu)










































