Dari pantauan detikcom, perwakilan dari kubu Suryadharma Ali mendesak untuk masuk ke dalam Empire Palace Surabaya, Rabu (15/10/2014). Namun, polisi melarangnya dan dimediasi bertemu dengan perwakilan dari DPP PPP kubu Romi Cs.
Dalam debat kedua kubu terdiri dari Ahmad Solikin (Majelis Pakar DPC PPP Malang), H Rahwono (Ketua I Majelis Pertimbangan Cabang Malang), Arif (DPC Surabaya) dan Ahmad Kian Santang (DPC Sampang). Sedangkan kubu dari Romi Cs yakni ada 2 orang DPP PPP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahmad Solikin menambahkan, apakah sudah ada izin pemberitahuan dari kepolisian. Karena sampai subuh tadi, Mabes Polri belum mengeluarkan izin.
"Kalau ada pemberitahuan dari Mabes Polri saya akan masuk. Kalau tidak ada, kami tidak masuk dan muktamar harus dibubarkan," tegasnya.
Toni, perwakilan dari DPP PPP, meminta semuanya tenang dan tidak emosi, karena sama-sama dari PPP.
Dirinya pun berjanji akan menemui panitia dan memberikan jawaban tentang maksud yang dipersoalkan dari daerah.
"Saya akan masuk dulu. Tapi sebelumnya saya minta identitas anda, jabatannya apa. Nanti kami sampaikan ke panitia," terang Toni.
Hingga pukul 14.00 WIB, massa masih berkumpul di depan akses pintu masuk Empire Palace. Sedangkan, perwakilan dari DPP tersebut masuk ke dalam dan menyatakan akan membawa aspirasi massa.
(roi/try)











































