"Saya ketemu Pak Setya Novanto dan seluruh pimpinan DPR hadir. Kita bicara ke depannya bagaimana hal berkaitan dengan alat kelengkapan dewan bisa diatur bersama-sama," kata Pramono Anung usai pertemuan di gedung DPR, Jakarta, Rabu (15/10/2014).
Pertemuan itu berlangsung sekitar 40 menit di ruang pimpinan DPR. Selain Pram, dari PDIP tampak hadir bendahara umum Olly Dondokambey dan Bambang Wuryanto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena politik nggak boleh terus menerus jadi tegang. Sebab ketegangan itu di masyarakat ada pembelahan di bawah," ujarnya.
"Intinya walau masih berada pada posisi yang berbeda, tapi komunikasi itu terbuka dan saling berkomunikasi," lanjut mantan wakil ketua DPR itu.
Dalam perkembangannya, masalah pengisian pimpinan komisi ini memang belum menemui titik temu. Fraksi di bawah KMP, ingin paket yang disiapkan gol sementara fraksi KIH ingin 11 komisi pimpinannya dibagi rata proporsional.
"Bagaimana alat kelengkapan dewan penentuan pimpinan komisi bisa musyawarah. Saya sudah bertemu seluruh pimpinan DPR supaya ada jalan keluar tidak perlu ketegangan dilanjutkan," ucap Pram.
(bal/trq)










































