Saat ditemui di sebuah kafe di Kotabaru, Yogyakarta, Selasa (14/10/2014) sore, Bayu mengaku mendapat hadiah merchandise, t-shirt, album terbaru, 2 tiket nonton konser Maroon 5 di mana pun tempatnya, dan uang dolar yang jika dirupiahkan di bawah Rp 10 juta.
"Nggak masalah. Yang paling penting seneng dan bangganya itu," kata Bayu.
Bayu yang mahasiswa ISI Yogyakarta ini mengaku mengikuti kontes setelah melihat pengumuman di facebook, lalu membuka website resmi untuk memperjelas informasi. Melihat tema dan album Maroon 5, idenya muncul. Grafis wajah harimau putih dipadu cokelat yang misterius selesai ia kerjakan dalam waktu 7 bulan.
Pemuda asal Sleman ini menyatakan hobi desain sejak SMK. Ia kerap keluar malam untuk belajar di rumah teman atau warung internet. "Almarhum Bapak sempat marah karena saya dikira keluyuran, padahal lagi belajar," katanya.
Ada perubahan pada diri Bayu setelah memenangi kontes. Bukan gaya hidup atau sikap, melainkan jumlah follower. "Langsung nambah," kata pemilik akun @bayogale itu tertawa.
Bayu lahir dan besar di Randusari, Bokoharjo, Prambanan, Sleman. Ia anak bungsu dari 5 bersaudara pasangan Guritno dan Rini. Masa kecilnya dihabiskan dengan menggembala kambing. SD hingga SMK direngkuhnya di dekat tempat kelahiran. Kemudian ia masuk ISI di jurusan Desain Komunikasi Visual dan saat ini masih semester 3.
(try/nrl)











































