Permudah Operasi Kemanusiaan, Bandara Sabang Dioptimalkan
Rabu, 12 Jan 2005 16:26 WIB
Medan - TNI Angkatan Udara mengoptimalkan pemakaian Bandara Maimun Saleh, di Kota Sabang, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Hal ini untuk mempermudah arus keluar dan masuk pesawat militer yang membantu operasi kemanusiaan di Aceh.Hal ini diampaikan Komandan Satuan Tugas Udara (Satgasud) untuk Bencana Alam Aceh β Sumut, Marsekal Muda TNI M Basri Sidehabi kepada wartawan di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Medan, Rabu (12/1/2005). Sidehabi didampingi Marsekal Pertama TNI Ganjar W. Menurut Sidehabi, pengoptimalan bandara Maimum Saleh itu untuk memperlonggar jalur masuk dan keluar pesawat menuju Bandara Sultan Iskandar Muda dan Bandara Polonia Medan. "Pemakaian bandara di Sabang sudah sejak beberapa hari lalu kita optimalkan. Sabang merupakan salah satu bandara utama untuk operasi operasi kemanusiaan selain Sultan Iskandar Muda di Banda Aceh, Polonia di Medan, serta Pinangsori di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara," kata Sidehabi.Sidehabi lebih lanjut menyatakan, untuk mendukung operasi kemanusiaan ini, pihaknya juga memanfaatkan bandara pendukung yang ada di Jakarta, Pekan Baru, Batam, Kuala Lumpur dan Penang.Disebutkan Sidehabi, hingga 11 Januari lalu, Angkatan Udara sudah membawa 16.923 orang dengan pesawat maupun helikopter militer, dari Bandara Polonia Medan menuju sejumlah daerah di Aceh. Seluruhnya berlangsung dalam 919 kali penerbangan, baik datang maupun pergi."Pesawat-pesawat itu membawa 4.357.200 kilogram bantuan dalam bentuk pangan, medis, pakaian maupun alat-alat lainnya," kata Sidehabi.
(asy/)











































