"Izinnya sudah keluar kok," kata Emron saat berbincang dengan detikcom, Rabu (15/10/2014).
Keberlangsungan muktamar ini juga ditolak oleh DPW PPP Jatim yang pro Ketum Suryadharma Ali. Namun, Emron yakin bahwa muktamar ini akan berjalan sesuai rencana dan tidak akan dibubarkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski kubu SDA sudah meminta polisi untuk membubarkan muktamar tersebut, Emron tetap optimistis mantan Menag itu akan datang. Ia mengingat momen Mukernas PPP di Bogor bulan April 2014 silam ketika SDA datang di detik-detik terakhir.
"Kita harap beliau hadir. Seperti saat Mukernas Bogor dulu kan mengancam tidak hadir, tapi di detik terakhir beliau hadir," ujarnya.
Sebelumnya, Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menyatakan, pihaknya belum memberikan rekomendasi kepada pihak Romy Cs terkait rencana penyelenggaraan muktamar, 15 Oktober 2014 hari ini.
Hal ini mengingat masih adanya permasalahan internal di tubuh partai berlambang Ka'bah tersebut.
"Mereka masih ada permasalahan di internal, jadi tidak ada rekomendasinya, organisasi mereka masih bermasalah," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Awi Setiyono, saat dihubungi detikcom, Selasa (14/10/2014).
"Kita profesional saja, bahwasannya masih ada permasalahahan," imbuh Awi
(imk/ahy)











































