PPP Kubu Romi Gelar Muktamar Hari Ini, Akan Pilih Ketum Pengganti SDA

PPP Kubu Romi Gelar Muktamar Hari Ini, Akan Pilih Ketum Pengganti SDA

- detikNews
Rabu, 15 Okt 2014 06:26 WIB
PPP Kubu Romi Gelar Muktamar Hari Ini, Akan Pilih Ketum Pengganti SDA
Sekjen Romahurmuziy dan Waketum Emron Pangkapi (kedua-ketiga dari kiri)
Jakarta - Di tengah perpecahan yang tengah melanda internal partai, PPP kubu Romahurmuziy akan menggelar Muktamar VIII di Surabaya hari ini. Salah satu agenda di Muktamar ini adalah pemilihan ketua umum yang baru untuk menggantikan Suryadharma Ali.

Muktamar akan dibuka di Empire Palace Hotel, Surabaya, Rabu (15/10/2014) pukul 14.00 WIB dan berlangsung hingga Sabtu (18/10). Rangkaian acara pembukaan rencananya akan diisi dengan pidato Ketum Suryadharma Ali, meski hingga kini belum ada konfirmasi dari pihak SDA.

"Kita berharap beliau hadir. Surat undangan dan surat permintaan menyampaikan pidato sudah disampaikan," kata Waketum PPP Emron Pangkapi saat berbincang dengan detikcom.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Acara pembukaan juga akan diisi dengan pemutaran video pesan dari tokoh senior PPP, Hamzah Haz yang berhalangan hadir karena sakit. Muktamar kemudian dilanjutkan dengan sejumlah agenda, di antaranya pembahasan laporan pertanggungjawaban dari DPP kepengurusan SDA yang dilanjutkan dengan pandangan dari DPW-DPW seluruh Indonesia.

"Muktamar ini akan menghasilkan nama ketum baru dan DPP baru," ucap Emron.

Keabsahan Muktamar ini sempat dipersoalkan oleh PPP kubu SDA. Suryadharma awalnya berencana menggelar Muktamar pada 23-26 Oktober 2016. Rencana itu dievaluasi lagi setelah Mahkamah partai memerintahkan kedua kubu islah, baru menggelar Muktamar.

Meski begitu, kubu Romi tetap maju terus pantang mundur dalam menggelar muktamar. Mereka pun yakin bahwa muktamar ini sah dan hasilnya bisa diterima semua pihak. Emron mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada konfirmasi kehadiran 846 muktamirin dari total 1135.

"Hasilnya tidak mungkin ditolak karena muktamar pemegang kekuasaan tertinggi partai dan manakala dihadiri setengah dari DPW dan DPC," ujarnya.

(imk/ahy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads