Fadli: Mekanisme Pemilihan Pimpinan Komisi DPR akan Dibawa ke Paripurna

Fadli: Mekanisme Pemilihan Pimpinan Komisi DPR akan Dibawa ke Paripurna

- detikNews
Selasa, 14 Okt 2014 17:59 WIB
Fadli: Mekanisme Pemilihan Pimpinan Komisi DPR akan Dibawa ke Paripurna
Jakarta - Pimpinan Dewan baru selesai menggelar rapat konsultasi dengan perwakilan setiap fraksi di DPR. Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan kesimpulan dari rapat ini yaitu ada tiga agenda yang bakal di bawa ke paripurna pada Kamis (16/10/2014).

"Hari ini kita baru saja menyelesaikan rapat konsultasi tentang tiga agenda yaitu tentang penetapan jumlah komisi, komposisi komisi berdasarkan fraksi, dan mekanisme pemilihan pimpinan komisi. Tiga agenda ini disepakati bersama oleh sepuluh fraksi dan akan dibawa ke paripurna pada Kamis lusa," ujar Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (14/10/2014).

Dia menegaskan kalau mekanisme pemilihan pimpinan komisi menyesuaikan aturan dalam tata tertib DPR yang kemudian dibahas lagi dalam paripurna. Lalu, pemilihan pimpinan komisi akan diserahkan masing-masing komisi yang sudah didistribusikan oleh para fraksinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mekanisme itu dijalankan ketika komisi sudah terbentuk. Pimpinan komisi akan dipilih oleh anggota komisi berdasarkan anggota komisi yang telah didistribusi fraksi," sebutnya.

Fadli pun menyebut dalam penentuan mekanisme paket pimpinan komisi nanti bakal melalui tahapan musyawarah mufakat. Soal bakal dilanjutkan dalam penentuan voting, dia enggan menebak.

"Kita kan bekerja sesuai aturan main. Kita tidak bisa merubah begitu saja tatib. Jadi itu diatur di dalam Undang-Undang. Jadi, kita bekerja sesuai dengan aturan berlaku," sebut Wakil Ketua Umum Gerindra itu.

Kemudian, apakah peluang mekanisme pemilihan pimpinan komisi bisa dilakukan dengan sistem paket silang? Fadli Zon mengaku belum tahu dan tidak ingin berspekulasi.

"Belum tahu, tapi rasanya kalau paket itu satu fraksi tidak boleh ada yang dobel. Agenda-agenda inilah yang nanti akan disepakati. Anggota dewan ini ingin segera bisa terbentuk agar bisa bekerja," sebutnya.

(hat/imk)


Berita Terkait