"Selama ini ada ironi tahun baru hijriah di negeri mayoritas Islam kurang diperingati secara meriah. Kalah dengan tahun baru masehi dan Imlek. Maka kita memprakarsai peringatan ini," kata Ketua Umum MUI, Din Syamsuddin di kantor MUI, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (14/10/2014).
Din mengatakan, peringatan tersebut akan digelar pada tanggal 2 Muharram, tepatnya hari Minggu (26/10). Umat Islam dari manapun diharapkan untuk datang memeriahkan acara ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Acara yang akan digelar sejak pagi tersebut tak akan diisi dengan banyak ceramah seperti kegiatan muslim pada umumnya. Acara akan dibuka dengan sambutan oleh Ketua MUI dan Presiden terpilih Joko Widodo kemudian dilanjutkan dengan seni budaya.
"Ada pertunjukan kolosal, musik, bela diri dari umat muslim. Juga ada terjun payung dari Paskhas, dan masih banyak lagi," kata Din.
Selain itu, MUI juga akan mencanangkan Gerakan Nasional Anti Narkoba (Gannas). Nantinya, Gannas akan diisi dengan berbagai kegiatan rutin yang positif setiap bulannya.
"Akan ada edukasi dan berbagai kegiatan lain. Nanti kegiatannya diumumkan saat peringatan di GBK," tutup Din.
(kff/fdn)










































