Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan membereskan masalah premanisme di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Salah satu caranya, membereskan area IRTI dan Gambir yang sering dijadikan pintu masuk PKL masuk ke Monas.
Selain itu, dia juga melarang Monas beroperasi 24 jam supaya tidak ada yang menginap di kawasan wisata tersebut.
"IRTI akan kita beresin biar enggak jadi sarang. Di Monas enggak boleh ada yang nginap 24 jam. Kan sering ya di sana ada yang nginap-nginap," kata Ahok pada wartawan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (14/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gambir akan kita kelilingi kawat berduri. Kita minta bantuan PT KAI, kita mulai sikat. Kalau sudah tertutup kan gampang nangkap orang, gimana mau lari jika sudah tertutup. Makanya ya kita bongkar IRTI dululah," jelasnya.
(ros/fdn)











































