Hal ini disampaikan Staf Humas Pemkot Makassar bagian pemberitaan Hamzah Bakrie pada detikcom, selasa (14/10).
"Wali Kota didampingi Kapolrestabes, Sekkot dan Kadis Kominfo berangkat hari Senin kemarin sampai Kamis ke Hong Kong untuk belajar mengendalikan keamanan kota dengan sistem pemasangan kamera pengintai di sudut-sudut kota. Hal ini terkait maraknya aksi geng motor di Makassar," ujar Hamzah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui aksi brutal geng motor di kota Makassar ini belakangan ini sudah menimbulkan korban jiwa dan sangat meresahkan warga, khususnya pengendara sepeda motor pada malam hari. Aksi geng motor semakin menjadi-jadi akibat lemahnya penindakan dari aparat kepolisian.
Kawanan geng motor yang rata-rata berusia belasan tahun ini. Tidak hanya gemar menggelar balapan liar disertai taruhan jutaan rupiah, tapi mereka juga kerap beraksi menjarah mini market yang buka pada malam hari. Mereka beraksi menggunakan ketapel panah untuk menyerang korban-korbannya.
(mna/try)











































