PBB Minta Negara Donor Percepat Pengucuran Dana Tsunami
Rabu, 12 Jan 2005 14:47 WIB
Jakarta - Dunia internasional menjanjikan bantuan dana yang besar bagi negara-negara korban tsunami, khususnya Indonesia. Namun apakah janji-janji itu akan seluruhnya dipenuhi? PBB pun meminta untuk mempercepat pemenuhan janji tersebut.Negara-negara donor harus mempercepat pemberian bantuan yang dijanjikan bagi upaya kemanusiaan pasca tsunami 26 Desember lalu. Negara-negara donor diingatkan akan mendapat malu publik jika gagal memenuhi janji mereka.Demikian disampaikan seorang pejabat tinggi PBB pada konferensi internasional pasca tsunami yang berlangsung di Jenewa, Swiss, seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (12/1/2005). Jan Egeland, koordinator upaya kemanusiaan darurat PBB, mengatakan bahwa dari US$ 3,4 miliar janji bantuan resmi, baru sekitar US$ 300 juta yang sejauh ini telah dikucurkan untuk proyek-proyek, program dan bantuan di lokasi bencana."Kita memerlukan kontrak-kontrak lain yang harus diteken dengan cepat, lebih banyak dana, lebih banyak banyak komitmen konkrit untuk mempertahankan upaya masiv ini berlangsung selama enam bulan mendatang," tutur Egeland pada wartawan di Jenewa.Sementara Sekjen PBB Kofi Annan berharap agar negara-negara yang hadir pada konferensi Jenewa tersebut akan mengumpulkan dana yang lebih besar lagi bagi negara-negara korban tsunami. Annan juga mengingatkan bahwa dunia perlu memikirkan para korban yang selamat dari tragedi itu."Kita harus melihat ke depan," kata pemimpin badan dunia itu. "Mengurus anak-anak dalam situasi menyedihkan ini merupakan prioritas utama dari program-program PBB," tandasnya.Lebih dari 80 delegasi negara-negara dan organisasi dunia, serta badan-badan kemanusiaan hadir dalam pertemuan Jenewa yang berlangsung di bawah pengawasan PBB, hari Rabu ini. Mereka akan membahas bantuan yang bisa diberikan pasca tsunami serta memastikan koordinasi tentang bagaimana, kapan dan dimana bantuan itu akan disampaikan.
(ita/)











































