20 Oktober Momen Relawan Jokowi-JK Satukan Barisan

20 Oktober Momen Relawan Jokowi-JK Satukan Barisan

- detikNews
Selasa, 14 Okt 2014 04:24 WIB
Jakarta - 20 Oktober akan menjadi hari bersejarah Indonesia karena Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) akan dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2014-2019. Saat itu rencananya ribuan relawan Jokowi-JK akan berkumpul untuk merayakan pelantikan tersebut dan mengantar Jokowi ke istana.

Pimpinan salah satu kelompok relawan Jokowi-JK, Boni Hargens mengatakan, 20 Oktober adalah peluang besar bagi para relawan Jokowi-JK untuk kembali berkonsolidasi dan menyatukan barisan. Pada saat itu ribuan relawan akan berkumpul di Monas, tepatnya di depan Istana Negara untuk menyaksikan dan mengantarkan Jokowi ke istana.

"Momentum pelantikan tanggal 20 Oktober adalah peluang besar bagi relawan untuk kembali berkonsolidasi dan menyatukan barisan membela dan menjaga Jokowi. Dukungan akan terwujud melalui kehadiran ribuan relawan di Monas, depan Istana Negara pada 20 Oktober. Ini juga akan menjadi momentum kebersamaan dan konsistensi relawan mengawal Jokowi dan sebaliknya," ujar Boni dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Selasa (14/10/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Boni menegaskan, relawan adalah kekuatan utama kemenangan Jokowi-JK saat bertarung dalam ajang Pilpres April lalu. "Jokowi juga menyadari itu dengan sangat baik. Melawan Koalisi Merah Putih yang liar dan keras, diperlukan dukungan relawan yang kuat sebagai representasi masyarakat sipil," katanya.

Selain itu, Boni juga menegaskan, Jokowi tidak akan meninggalkan relawan yang telah mendukungnya hingga menjadi Presiden RI. Adanya isu Jokowi meninggalklan relawan adalah kabar yang dibuat oleh oknum dengan maksud tak baik.

"Saat ini tak sedikit suara yang menuduh Jokowi sudah meninggalkan relawan. Seolah-olah Jokowi sudah berubah dan terjebak dalam jejaring kepentingan pragmatis partai politik. Itu adalah wacana yang menyesatkan yang dibangun oleh mafia ekonomi dan politik. Mafia-mafia ini berkepentingan menjauhkan Jokowi dari relawan supaya mereka leluasa mengatur dan mempermainkan Jokowi dan negara ini," jelasnya.

(jor/tfn)


Berita Terkait