Pimpinan salah satu kelompok relawan Jokowi-JK, Boni Hargens mengatakan, 20 Oktober adalah peluang besar bagi para relawan Jokowi-JK untuk kembali berkonsolidasi dan menyatukan barisan. Pada saat itu ribuan relawan akan berkumpul di Monas, tepatnya di depan Istana Negara untuk menyaksikan dan mengantarkan Jokowi ke istana.
"Momentum pelantikan tanggal 20 Oktober adalah peluang besar bagi relawan untuk kembali berkonsolidasi dan menyatukan barisan membela dan menjaga Jokowi. Dukungan akan terwujud melalui kehadiran ribuan relawan di Monas, depan Istana Negara pada 20 Oktober. Ini juga akan menjadi momentum kebersamaan dan konsistensi relawan mengawal Jokowi dan sebaliknya," ujar Boni dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Selasa (14/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Boni juga menegaskan, Jokowi tidak akan meninggalkan relawan yang telah mendukungnya hingga menjadi Presiden RI. Adanya isu Jokowi meninggalklan relawan adalah kabar yang dibuat oleh oknum dengan maksud tak baik.
"Saat ini tak sedikit suara yang menuduh Jokowi sudah meninggalkan relawan. Seolah-olah Jokowi sudah berubah dan terjebak dalam jejaring kepentingan pragmatis partai politik. Itu adalah wacana yang menyesatkan yang dibangun oleh mafia ekonomi dan politik. Mafia-mafia ini berkepentingan menjauhkan Jokowi dari relawan supaya mereka leluasa mengatur dan mempermainkan Jokowi dan negara ini," jelasnya.
(jor/tfn)











































