Dari informasi yang dihimpun, Senin (13/10/2014), aksi tersebut diketahui orangtua bocah ini โsetelah ayah korban curiga anaknya selalu mengeluh sakit dan mengeluarkan darah ketika buang air besar.
Namun si anak memilih untuk bungkam ketika ayahnya menanyakan penyebab luka tersebut.
Tak hilang akal, pada Sabtu (11/10) lalu, si ayah mencoba untuk memancing anaknya dengan memberi uang jajan untuk bermain Playstation (PS) di rental yang beradaโ di dekat rumah. Ketika diikuti, ternyata setibanya di rental, korban langsung dipepet oleh seorang pemuda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah diinterogasi oleh ayah korban, pelaku akhirnya mengakui bahwa dirinya telah melecehkan korban secara seksual di sebuah masjid. Hal tersebut dilakukan pelaku karena sering menonton film porno.
Mendengar hal tersebut, warga pun naik pitam dan korban hampir babak belur diamuk massa, sebelum akhirnya diserahkan ke ketua RW dan kepada polisi, sekitar pukul 17.00 WIB.
Kepala Unit IV PPA Mapolres Jakarta Selatan, Ipda Nunu ketika dihubungi, membenarkan peristiwa itu. Menurut Nunu, pelaku diketahui telah melakukan perbuatan bejat tersebut sebanyak 2 kali kepada korban dalam sepekan terakhir.
"Pertama pada 6 Oktober 2014 di rental PS tersebut. Lalu Jumat (10/10) di sebuah masjid," jelasnya.
Nunu menjelaskan, belum ada ditemukan korban lainnya. Sejauh ini, baru ada satu laporan yang disampaikan ke pihaknya terkait ulah pelaku ini.โ
"Untuk laporan, baru hanya ada korban ini, belum ada laporan soal adanya kabar dia melakukan hal serupa kepada korban lain," jelas Nunu.
"Lalu mengenai adanya dugaan kelainan seksual atau dugaan yang melatar belakangi pelaku melakukan itu, masih dalam pemeriksaan," tutupnya.
(rni/vid)