Tertibkan Bongkaran Tenabang, PT KAI Beri Uang Kerahiman
Rabu, 12 Jan 2005 10:40 WIB
Jakarta - PT KAI akan memberikan uang kerahiman sebesar Rp 500 ribu kepada setiap KK yang gubuknya dibongkar. Sedikitnya ada 885 gubuk yang berada di sekitar rel Stasiun Tanah Abang. "Sebenarnya dari 2 tahun yang lalu kita meminta pihak walikota, tetapi kan terbentur kegiatan nasional," ujar Staf Humas PT KAI Kusnadi di kawasan Tanah Abang Bongkaran, Jakarta Pusat, Rabu (12/1/2005). Ia menambahkan, PT KAI telah mengeluarkan dana sekitar Rp 600 juta untuk pembongkaran ini. Sementara, Walikota Jakarta Pusat Dadang Effendi mengatakan Pemkot, PT KAI dan masyarakat sekitar telah memberi peringatan sebelum penertiban. Peringatan itu disampaikan baik melalui surat edaran maupun turun langsung ke lapangan sejak 2 tahun yang lalu. "Pada umumnya mereka tahu akan ada pembongkaran," ujarnya. Menurut Dadang, pembongkaran dilakukan atas permintaan PT KAI yang menginginkan lahan di sekitar rel dikosongkan. Tujuannya untuk meningkatkan pelayanan dengan menambah rel baru.Salah seorang tokoh Tanah Abang H Rawangun mengungkapkan, warga di sekitar Bongkaran menginginkan kawasan itu ditertibkan. "Mereka bukan hanya dagang tapi dagang yang itu juga. Itu yang menyebabkan masyarakat menjadi resah," ungkapnya. Dikatakan Rawangun, dulu kawasan Bongkaran merupakan tempat rekreasi, lahan kosong dan lapangan bola. Sekitar tahun 1970-an, kawasan itu menjadi semakin ramai karena banyaknya pendatang baru dari luar Jakarta.
(rif/)











































