Warga pun berebut untuk naik ke alat tempur tersebut. Tidak hanya anak-anak, remaja bahkan orangtua juga terlihat berusaha naik dibantu anggota TNI di depan Makodim 0733/BS. Rombongan tank yang sudah dipenuhi warga itu kemudian berjalan pelan melewati Jalan Pandanaran menuju Lapangan Pancasila.
Salah satu warga yang antusias adalah Puput (18). Meski bukan anak-anak lagi, Puput sangat senang ketika melihat tank yang dipenuhi warga itu melintas di Lapangan Pancasila. Ia dan teman-temannya mengikuti dan langsung naik di bagian depan ketika tank buatan Jerman itu berhenti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain masyarakat, Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Ibnu Darmawan, Sekda Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono, dan Dandim 0733BS/Semarang Letkol Inf Mohammad Taufiq Zega juga bergabung untuk mencoba naik tank dengan berat 60 ton tersebut.
Pada Roadshow Alutsista dalam rangka HUT TNI ke-69 di Semarang itu hanya enam tank dari belasan tank yang didatangkan ke Semarang. Jenis tank tersebut yaitu 4 Leopard dan 2 M113. Sebelumnya rombongan tank tersebut sudah menyapa warga di Solo dan Yogyakarta. Antusiasme warga pun tak kalah meriah.
"Ini dalam rangka roadshow dari Surabaya sebelum kembali ke Jakarta," kata Kapendam IV/Diponegoro, Kolonel Arh Elphis Rudy.
Suasana CFD di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang pagi ini pun terlihat berbeda karena enam tank yang diparkir setelah berkeliling beberapa putaran.
(alg/try)










































