"Posisi PPP di KMP itu hanya akan bisa bertahan sampai dengan tanggal 26 Oktober. Kalau, Pak SDA ngotot melaksanakan muktamar tanggal 23-26 Oktober. Setelah itu dia bukan ketua umum PPP," kata Wasekjen PPP Syaifullah Tamliha kepada wartawan usai diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (11/10/2014).
Setelah Suryadharma tak lagi menjabat ketum, Tamliha yakin PPP akan berubah haluan. PPP akan memihak ke pemerintah karena merasa bisa berbuat lebih untuk umat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan berarti kami haus kekuasaan. Yang kami pikir di tempat mana yang sekiranya kami itu benar-benar bermanfaat bagi umat," tuturnya.
(trq/ndr)











































