“Ibu sedang sakit, lagi enggak boleh diganggu,” kata Gaby (18 tahun), adik Mayang, kepada detik.com, Sabtu (11/10/2014).
Kabar kematian Mayang jadi topik utama di media massa. Dia dibunuh dengan cara dimutilasi dan potongan tubuhnya ada yang ditemukan di atas panci. Pelakunya diduga suaminya, Marcus Peter Volke (28). Adapun Markus ditemukan tewas dengan cara menggorok lehernya sendiri, tak jauh dari apartemen mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“(Ibu) masih shock karena (peristiwa) ini,” tambah Gaby. Dia enggan menceritakan secara detail kondisi keluarga sepeninggalan Mayang. Setelah mengucapkan hal tersebut, saluran telepon dengan Gaby langsung terputus.
Adik Mayang yang lain, Dewi, sempat menguraikan bagaimana sosok sang kakak di matanya, yang dianggapnya sangat baik. Apalagi, sejak merantau saat berusia 18 tahun, Mayang disebut tak pernah absen mengirimkan nafkah untuk ibu dan adik-adiknya.
“Kakak orangnya ceria terus, nggak pernah ngeluh. Orangnya baik, perhatian sama keluarga, nggak pelit, semuanya dibiayain,” kata Dewi pada detikcom, Selasa (7/9).











































