"Aku nggak tahu. Nggak pernah dia kasih ke kita, kita nggak pernah megang duit dia," kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (9/10/2014).
Ahok merasa timsesnya mencari sponsor untuk dana kampanye. Memang ada kampanye di televisi yang dibuat tim Prabowo, namun, menurut Ahok, itu bukan kampanye Jokowi-Ahok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal berbeda disampaikan Jokowi. Menurut Jokowi, memang ada bantuan yang diberikan Hashim. Namun Jokowi mengingatkan bahwa bantuan itu tak bisa dianggap utang.
"Saya kira urusan pilgub, urusan pilpres, ini harus berfpkir kenegarawanan. Jangan berpikir urusan dagang. Kalau itu kamu transferkan ke masalah uang kan repot," ujar Jokowi hari ini.
Dalam wawancara yang dilansir The Wall Street Journal edisi Selasa (7/10/2014), Hashim menyebut yang dicapai Jokowi kini adalah pengkhianatan pribadi. Hashim mengaku menjadi sponsor finansial utama kampanye Jokowi. Saat itu, menurut Hashim, Jokowi berjanji akan mengabdi menjadi gubernur 5 tahun penuh. Namun ternyata Jokowi hanya menjadi gubernur selama dua tahun dan mengalahkan Prabowo dalam Pilpres.
"Awalnya ada kesepakatan dan kami merasa bahwa dia tidak menepati kesepakatan itu, tidak hanya implisit tapi eksplisit. Kami kira ia secara politis ambil untung," ujar Hashim.
(trq/fjp)











































