"Kita ini harus bekerja baik-baik lah ya ke depan ini. Sudah lelah lah pertengkaran-pertengkaran politik itu. Kita tahu juga tidak semua orang yang di KMP juga sama pikirannya," kata Mahfud.
Pernyataan itu disampaikan Mahfud saat diwawancarai wartawan di Gedung KAHMI Center, Jalan Turi I No. 14, Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (9/10/2014). Ia berharap ke depan panasnya politik di Indonesia bisa mencair.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin dalam waktu 6 bulan lah ya, sampai April sudah mulai normal. Karena di April itu kan nanti ada restruksurisasi partai-partai pengurus kan. Ada yang munas, muktamar, dan lain-lain," sambung Mahfud.
Di sisi lain, Mahfud menyampaikan rasa salutnya terhadap presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK). Ia merasa salut karena hingga saat ini keduanya belum juga membocorkan siapa-siapa saja orang yang akan duduk di kabinetnya.
"Saya salut juga, Jokowi-JK belum membocorkan satu pun nama itu. Sehingga dia leluasa untuk tetap menuju tracknya agar nanti terbentuk kabinet yang bagus," ucap Mahfud seraya tersenyum.
Mahfud menilai, yang diperlukan saat ini bagaimana Jokowi membentuk kabinet yang bersih dan profesional. Ia harus memilih orang-orang yang tepat dan punya kompetensi dalam kabinetnya agar terus didukung masyarakat.
"Yang diperlukan bagaimana sebenarnya Pak Jokowi ini membentuk kabinet yang bersih. Profesional oke, dari parpol oke, itu tidak bisa dihindari dari parpol, saya kira wajarlah. Kalau soal itu tidak dipenuhi tidak apa-apa, itu bisa dimaklumi," ucapnya.
"Tapi kalau milih (menteri kabinet Jokowi-JK) yang bersih, itu harus dipenuhi. Karena itu nanti rakyat akan segera menilai kalau ada orang bau-bau korupsi, terlalu feodal dan sebagainya, nepotisme. Itu nanti rakyat akan bergerak," jelas Mahfud.
(bar/mok)










































