Peristiwa ini terjadi di rumah Erina di Jl Pulo RT 10/12, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (9/10/2014). Awalnya, ada seorang pria yang mengaku kurir mengantarkan paket tersebut. Isinya dua pipa berukuran sekitar 30 cm yang dibalut selotip hitam dan menyatu dengan kotak yang dibungkus plastik merah.
Di dalam paket itu, tak jelas siapa pengirimnya. Hanya ada sebuah nomor telepon yang belakangan diketahui tidak terdaftar. Namun alamat yang dituju sangat jelas, yakni untuk anaknya Erina yang tinggal di rumah tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena takut paket itu berisi bom, Erina langsung meminta bantuan tetangga. Para tetangga yang mendengar kabar itu langsung heboh. Hingga akhirnya, ketua RW setempat melapor ke polisi. Warga sekitar pun berdatangan.
Kini, benda mencurigakan itu berada di atas meja kantor RW. Kapolsek Jatinegara Kompol Dasril dan jajaranya sudah berada di lokasi. Garis polisi di sekitar kantor pun dipasang.
"Untuk memastikan bahwa itu paket tidak berbahaya, kita isolir dulu. Kita sudah kontak dari Gegana dari Kelapa Dua Wetan, mereka sudah menuju ke sini untuk memastikan paket bom atau bukan," kata Dasril.
(edo/mad)










































