Hashim Ancam Hambat Jokowi, Mahfud MD: Kalau Niatnya Dendam, Nggak Boleh

Hashim Ancam Hambat Jokowi, Mahfud MD: Kalau Niatnya Dendam, Nggak Boleh

- detikNews
Kamis, 09 Okt 2014 17:04 WIB
Hashim Ancam Hambat Jokowi, Mahfud MD: Kalau Niatnya Dendam, Nggak Boleh
Jakarta - Hashim Djojohadikusumo mengancam akan menghambat Presiden RI terpilih Joko Widodo (Jokowi). Mantan Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Mahfud MD mengatakan, hal itu tidak boleh jika niatnya dendam.

"Lepas dari soal etis tidak etis ya, tetapi yuridisnya boleh kan kalau niatnya baik. Tetapi kalau niatnya dendam, itu nggak boleh. Niat dendam tuh, nggak boleh," kata Mahfud MD kepada wartawan di Gedung KAHMI Center, Jalan Turi I No. 14, Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (9/10/2014).

"Asal konstitusional saja. Tetapi Hashim itu kan tidak mewakili keseluruhan orang-orang parpol yang lain. Karena juga sudah ada yang membantah kan, tidak mungkin menghambat Jokowi selama itu konstitusional," sambung Mahfud.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menjelaskan, jika Jokowi memang bersalah, sah-sah saja jika ada pihak yang ingin menghambat langkahnya. Namun jika tidak ada, hal tersebut jelas sebuah tindakan salah.

"Kalau memang (Hashim) niatnya membuat check and balance, kalau memang mau oposisi kritis, itu kan juga tidak apa-apa kan, dibenarkan. Asal memang betul-betul bersalah. Tapi kalau orang tidak salah, dicari-cari salahnya kan nggak boleh," imbuhnya seraya tersenyum.

(bar/vid)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini