Pusat Arkeologi Nasional merilis temuan terbaru. Mereka menemukan lukisan gua di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Lukisan tersebut diklaim tertua di dunia dengan umur 40 ribu tahun. Seperti apa?
"Lukisan gua di Maros ini adalah yang tertua di dunia," kata Tim Peneliti Dr. Maxime Aubert dari Griffith University Australia.
Pernyataan itu disampaikan Aubert dalam jumpa pers di Gedung Pusat Arkeologi Nasional, Jalan Raya Condet Pejaten No 4, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (9/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan Aubert, penelitian sudah dilakukan sejak 2011. Ada kurang lebih seratusan gua di derah perbukitan karst di wilayah Maros, Sulawesi Selatan. Sekitar 60 gua terdapat gambar-gambar lukisan, dan 7 di antaranya dijadikan sampel untuk dilakukan penelitian secara mendalam.
Dari 7 gua yang dijadikan sampel itu, ditemukan banyak lukisan cetakan tangan dan ada juga yang bergambar hewan seperti babirusa. Lukisan itu kebanyakan didominasi warna merah. Setelah dilakukan penelitian mendalam, diketahui bahwa lukisan itu berusia 40 ribu tahun.
"Hasilnya sangat tidak diduga dan sangat mengejutkan. Selama ini kita ketahui bahwa lukisan gua tertua sekitar 40 ribu tahun itu ada di Gua El Castillo di Spanyol," kata Aubert.
Hingga saat ini acara diskusi masih berlangsung.
(bar/ndr)











































