Pendapatan dari Parkir Meter Bisa Benahi Transportasi Publik

Pendapatan dari Parkir Meter Bisa Benahi Transportasi Publik

- detikNews
Kamis, 09 Okt 2014 10:59 WIB
Pendapatan dari Parkir Meter Bisa Benahi Transportasi Publik
Foto: Hasan Al Habshy/detikcom
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menilai pembenahan di sektor transportasi, seperti parkir meter dan sistem derek parkir liar, berdampak pada peningkatan pendapatan retribusi. Pendapatan ini nantinya akan 'dikembalikan' ke masyarakat lewat sistem transportasi publik yang baik.

"Minimal (dari pendapatan itu) kita bisa perbaiki yang lain. Untuk operasikan bus tingkat untuk kompensasi ERP, untuk benahi pengelolaan bus TransJakarta," ujar Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (9/10/2014).

Selain itu, pendapatan dari retribusi parkir liar dan derek yang terus bertambah tiap harinya, juga akan disalurkan pada anggaran PSO (Public Service Obligation) PT Transportasi Jakarta. Dengan begitu, tarif dari moda transportasi TransJ juga akan tetap bisa terjangkau karena pemerintah mensubsidi tiketnya lewat skema PSO itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“TransJakarta juga kita PSO. Semua subsidi untuk naik TransJakarta bisa diperoleh dari (pendapatan) itu,” ucap Ahok.

Sebelumnya, Ahok mengaku cukup puas dengan parkir meter yang diujicoba di jalan Sabang, Jakarta Pusat. Sistem ini disebutnya berhasil mengatasi kebocoran pendapatan dari sektor parkir. Jika biasanya setoran ke pendapatan daerah hanya berkisar Rp 500 ribu, lewat parkir meter pendapatan yang bisa diraup minimal Rp 7 juta per hari.

Sementara penerapan derek parkir liar sistem setor langsung, dalam sebulan ini jumlah yang terkumpul mencapai Rp 179,5 juta. “Jumlah retribusi sejak tanggal 8 September hingga 7 Oktober 2014 ini sebesar Rp 179.500.000,” kata Safrin Liputo, Ketua Bidang Pengendalian Operasi Dishub DKI Jakarta.

(ros/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads