Muhaimin Bantah DPR Lambat Merespons Musibah di Aceh
Rabu, 12 Jan 2005 01:00 WIB
Jakarta - Ketua Pemantau Bantuan Aceh DPR Muhamin Iskandar menolak anggapan DPR terlambat merespons masalah penanganan bencana gempa dan tsunami di Aceh dan Sumatera Utara. Menurut Wakil Ketua DPR dari FKB ini dewan sudah bekerja maksimal."DPR kan bukan lembaga eksekutif. Kita sudah menjalankan tugas dengan maksimal sesuai kewenangan," katanya kepada wartawan di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (11/1/2005).Menurut Muhaimin, saat rapat konsultasi antara pimpinan fraksi dan pimpinan dewan beberapa minggu yang lalu sudah diusulkan agar reses dipercepat. "Tapi apa yang mau dibahas. Lebih baik masing-masing fraksi membantu lewat posko."Sedangkan konsultasi DPR dengan pemerintah, sampai saat ini masih tertunda karena pemerintah belum bisa melaporkan bantuan luar negeri dan jumlah anggaran secara pasti. "Agendanya belum jelas jadi ditunda sampai 15 atau 16 Januari nanti."Dalam kesempatan itu Muhaimin juga menjelaskan belum semua komisi memasukan dua anggotanya untuk masuk dalam Pemantau Bantuan Aceh DPR. "Tiga komisi belum mengajukan nama karena masih rapat intern. Mungkin Rabu atau Kamis sudah lengkap," ujarnya.Hari Jumat (14/1/2005), tim akan mengundang akuntan publik untuk memberi masukan sejauhmana tim dalam mengawasi penyaluran bantuan untuk Aceh.
(gtp/)











































