Curhat Terakhir Mayang ke Teman: Bosen di Aussie tapi Baik-baik Saja

WNI Transeksual Dimutilasi

Curhat Terakhir Mayang ke Teman: Bosen di Aussie tapi Baik-baik Saja

- detikNews
Kamis, 09 Okt 2014 09:59 WIB
Curhat Terakhir Mayang ke Teman: Bosen di Aussie tapi Baik-baik Saja
Denpasar - Kematian Febri Andriansyah atau Mayang Prasetyo (27) mengundang pilu kerabat dan rekannya di Kerobokan, Badung, Bali. Rekan dekat Mayang, Albert atau Mami Lin, mengaku dirinya terakhir kali berhubungan dengan Mayang pada 27 September lalu. Kemudian Mayang ditemukan tewas dalam keadaan dimutilasi pada 4 Oktober.

"Mayang cuman bercerita dia bosen di sana. Mungkin bosen dengan rutinitasnya," ungkap Mami Lin kepada detikcom, Kamis (9/10/2014).

Mayang adalah sosok yang sangat perhatian dan tidak pelit. Melihat temannya sakit, atau kesusahan pasti akan langsung dibantu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemarin itu saya habis kehilangan paspor, dompet dan semua isinya. Ya, Mayang yang menyuruh saya untuk cepat lapor polisi," katanya.

Dia mengaku komunitasnya menjaga erta kekeluargaan. Namun dia enggan bercerita lebih lanjut. Dia menganggap, Mayang adalah pribadi yang baik. Pada kenyataannya, tidak semua transgender itu seperti yang dilihat oleh masyarakat.

"Buktinya Mayang bisa membantu panti asuhan, keluarga dan teman-temannya yang kesusahan," jelasnya.

Dalam komunikasi terakhirnya, melalui social media WhatsApp itu, rekannya tidak terlalu banyak bercerita mengenai suaminya. Bahkan, menurut dia, saat itu Mayang dengan Volke dalam kondisi baik-baik saja.

"Tidak ada apa-apa. Mereka sangat mesra dalam hubungannya," tegasnya.

(try/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads