"Saya biasa panggil dia Mami Bully," ujar Albert atau akrab disapa Mami Lin, teman Mayang di Bali, kepada detikcom, Kamis (9/10/2014).
Julukan itu diberikan karena Mayang hobi memelihara anjing. Terutama jenis french bulldog. Korban mutilasi itu memiliki beberapa ekor anjing jenis tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, kabar terakhir Mayang didapat ialah pada 27 September 2014 lalu. Kala itu, Mayang bercerita tentang cita-citanya. Sayangnya, belum sempat terwujud wanita transgender asal Bandar Lampung itu sudah dibunuh dengan keji oleh suaminya.
"Saya tidak bisa menghubungi Mayang saat dia ditemukan dimutilasi. Kira-kira pukul 20.00 Wita," tandasnya.
(try/try)











































