Cerita Teman tentang Mayang, Julukan Mami Bully, dan Kontak Terakhir

WNI Transeksual Dimutilasi

Cerita Teman tentang Mayang, Julukan Mami Bully, dan Kontak Terakhir

- detikNews
Kamis, 09 Okt 2014 09:32 WIB
Cerita Teman tentang Mayang, Julukan Mami Bully, dan Kontak Terakhir
Denpasar - Di kalangan kawan-kawan sesama transgender, Febri Andriansyah (27) atau lebih dikenal Mayang Prasetyo, mendapat nama si 'Mami Bully'. Julukan itu diperoleh saat Mayang berada di Kerobokan, Badung, Bali tiga tahun terakhir.

"Saya biasa panggil dia Mami Bully," ujar Albert atau akrab disapa Mami Lin, teman Mayang di Bali, kepada detikcom, Kamis (9/10/2014).

Julukan itu diberikan karena Mayang hobi memelihara anjing. Terutama jenis french bulldog. Korban mutilasi itu memiliki beberapa ekor anjing jenis tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia punya cita-cita jadi breeder (peternak) anjing. Khususnya jenis yang paling disukainya, french bulldog," ungkapnya.

Menurut dia, kabar terakhir Mayang didapat ialah pada 27 September 2014 lalu. Kala itu, Mayang bercerita tentang cita-citanya. Sayangnya, belum sempat terwujud wanita transgender asal Bandar Lampung itu sudah dibunuh dengan keji oleh suaminya.

"Saya tidak bisa menghubungi Mayang saat dia ditemukan dimutilasi. Kira-kira pukul 20.00 Wita," tandasnya.

(try/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads