Jangan Risau Soal Makanan Halal di New York, Mudah Kok Carinya

Laporan dari New York

Jangan Risau Soal Makanan Halal di New York, Mudah Kok Carinya

- detikNews
Kamis, 09 Okt 2014 07:29 WIB
Jangan Risau Soal Makanan Halal di New York, Mudah Kok Carinya
New York -

Pada awalnya, kemungkinan mendapatkan makanan halal di kota sebesar New York City akan sulit. Sama seperti di Amsterdam, Paris atau Tokyo yang tidak mudah mendapatkan halal food selain berputar-putar terlebih dahulu untuk mencarinya.

Akan tetapi, setelah tiba di pusat kota New York atau di kawasan Manahattan, dugaan tersebut tidak terbukti. Kenyataanya kuliner halal begitu mudah ditemukan. Yakni oleh para penjual makanan menu utama ala Turki seperti kebab dan nasi kebuli.

Mereka berdagang dengan rombong/gerobak PKL dan menyebar hingga tempat-tempat pariwisata prestius di New York seperti di kawasan Times Square Garden dan 5thAvenue. Bahkan, mereka mudah ditemui di seberang Bursa Efek New York tak jauh dari lokasi pembuatan film Wolf of Wallstreet.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Please choice. Halal," kata seorang pedagang berwajah Turki, di New Yoek, Selasa (7/10/2014).

Ya, memang kebanyakan yang berjualan adalah orang orang Turki atau Timur Tengah lainnya. Mereka mendominasi hampir semua gerobak dorong Falael, makanan Turki tersebut. Tulisan Halal Food terlihat mencolok dengan beberapa tambahan lain dalam huruf Arab 'gundul'.

Mengenai menu, tidak begitu banyak berbeda dengan makanan Turki pada umumnya. Didominasi kebab, olahan daging domba atau lembu dan yang sangat menyenangkan adalah porsi nasi kuning yang banyak. Sangat tepat untuk perut Indonesia yang biasa dengan nasi dan rempah-rempah.

Citarasa masakan pun tidak jauh berbeda dengan makanan Middle East yang lain. Setidaknya bakal mengingatkan menu serupa saat di Amsterdam dengan rasa yang mirip-mirip. Hanya saja, di New York bumbu rempah-rempahnya tidak selengkap di Amsterdam. Tidak ada rasa cengkih, kismis dan wewangian kulit kayu manis.

detikcom yang berkesempatan ke New York atas undangan produsen smartphone HTC mencicipi lamb rice. Yakni irisan daging domba dengan nasi kuning dan selada. Chilli sauce-nya bakal tidak terlupakan karena saking pedasnya. Selain itu, sempat pula memesan chiken rice untuk sarapan.

Semuanya sangat cocok dengan lidah dan perut Indonesia. Oh iya, jangan lupa meminta sendok karena standar mereka hanya memberi garpu plastik saja pada tiap pemesanan.

Soal harga, dimulai $7 dollar/menu belum termasuk minum. Lumayan murah untuk ukuran New York. Ditambah minuman bersoda yang rata-rata $3dollar/botol, maka makan 3 kali sehari di New York menyisihkan budget $30/hari.

Selamat datang di New York !

(Ari/ndr)


Berita Terkait