Kumpulkan DPD Golkar Jateng, Priyo: Golkar Tak Jegal Jokowi-JK

Kumpulkan DPD Golkar Jateng, Priyo: Golkar Tak Jegal Jokowi-JK

- detikNews
Rabu, 08 Okt 2014 19:48 WIB
Kumpulkan DPD Golkar Jateng, Priyo: Golkar Tak Jegal Jokowi-JK
Jakarta - ‎Bakal calon ketua umum DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso terus memperkuat dukungan menuju Munas Golkar. Siang tadi Priyo mengumpulkan jajaran DPD I dan DPD II Golkar di Jawa Tengah.

Pertemuan konsolidasi ini dibungkus dalam acara ‎Silaturahim Calon Ketua Umum Partai Golkar dengan DPD I dan DPD II Golkar se-Jawa Tengah.‎ Selain dihadiri Ketua DPD I Golkar Jateng Wisnu Suhandono, dari daftar hadir diketahui acara itu juga 32 ketua DPD II dari 35 DPD II Golkar Jateng yang hadir. Sisanya adalah para sekretaris DPD II Golkar.

Wisnu termasuk Ketua DPD I yang berani blak-blakan mendukung Priyo. Dia yakin Golkar butuh pemimpin muda untuk memenangkan Pemilu ke depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Silakan para DPD II mendengarkan sendiri paparan visi misinya," ungkap Wisnu, dalam Silaturahim Calon Ketua Umum Partai Golkar dengan DPD I dan DPD II Golkar se-Jawa Tengah, di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (8/10/2014).

Dalam acara tersebut, Priyo memaparkan sejumlah visi misinya jika nanti terpilih menjadi ketua umum Partai Golkar. Salah satu yang akan diusungnya adalah menjadikan Golkar sebagai partai yang mengusung 'politik luhur'.

"Jika saya memimpin Partai Golkar maka yang akan saya kembangkan adalah politik luhur," kata Priyo, dalam sambutannya yang terbuat dalam siaran pers.

Sebagai salah satu motor utama KMP, menurut Priyo, Golkar akan sangat memberi warna dalam menentukan sikap KMP terhadap pemerintah Jokowi-JK. Meski demikian, kata Priyo, penguasaan KMP terhadap kepemimpinan DPR dan MPR, tidak dimaksudkan untuk menjegal pemerintahan Jokowi-JK.

"Dengan memegang ‘politik luhur’, maka kekuasaan yang dimiliki Golkar akan digunakan untuk kepentingan rakyat dan diabdikan untuk memperjuangkan sebesar-besar kesejahteraan rakyat," katanya.

Politik luhur akan membawa posisi Partai Golkar sebagai partai tengah dan moderat. Tidak akan menggunakan jalan kekerasan untuk mencapai tujuan politik.

Partai Golkar, ditegaskan Priyo mengedepankan harmoni, sopan santun dan fatsun politik dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Golkar adalah partai nasionalis yang religius, partai yang sejak awal pendiriannya menentang ajaran komunisme yang anti-Tuhan, tapi juga partai yang dalam platform-nya tidak menghendaki negara agama.

(van/rmd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads