Siapa sangka PNS Mahkamah Agung (MA) Edi Kusdaryanto turut mengharumkan nama bangsa di Asian Games 2014 dari cabang soft tenis. Edi sehari-hari menjadi PNS MA di bidang kepegawaian.
Edi merupakan PNS MA sejak tahun 2006 lalu. Dia mengharumkan nama bangsa usai menekuk petenis China, Zhou Mo dengan skor 4-1. Ayah 3 anak ini pun langsung menuju partai final pada pagelaran Asian Games di Kota Incheon, Korsel.
"Alhamdulillah, saya di usia 39 tahun masih bisa membuktikan prestasi saya," kata Edi saat ditemui detikcom di kantornya, Jl Medan Merdeka Utara, Rabu (8/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski mendapat medali perak, Edi mengaku tetap bangga. Dia juga mendapat pujian dari beberapa petinggi MA. Seperti Ketua Kamar Tata Usaha Negara hakim agung Imam Subechi dan juga hakim agung Syafii Ma'arif.
"Apresiasi dari teman-teman luar biasa, saya ucapkan terimakasih atas dukungan teman-teman," ujar Edi sumringah.
Dalam Asian Games 2014 lalu, Indonesia meraih peringkat ke 17 dengan mengoleksi 4 emas, 5 perak dan 11 perunggu.
(rvk/asp)











































