"Kita sudah periksa beberapa saksi, ada dari petugas jalan tol, petugas PJR, dan masyarakat. Dan terakhir dari kernet boks tersebut yang kemarin baru diperiksa. Hasil pemeriksaan kernet, mobil boks tersebut habis nyalip kemudian oleng, menabrak pembatas jalan kemudian terguling," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto di kantornya, Rabu (8/10/2014).
Soal kecelakaan pada Minggu (5/10) pagi itu sebelumnya disebutkan karena dipicu truk yang mengalami pecah ban dan oleng. Truk kemudian menabrak pembatas dan terguling. Akibat kecelakaan ini sopir Dedy meninggal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kecelakaan itu, lanjut Rikwanto, Mulyono pingsan tak sadarkan diri dan kemudian sadar setelah dibawa ke rumah sakit.
"Dan kernetnya pingsan tahunya sudah d rumah sakit, itu yang dia alami. Kesimpulan sementara ada dua kecelakaan, yang pertama adalah laka tunggal, kedua adalah yang dibelakangnya karena menghindari kecelakaan yang ada di depan dia," ujar Rikwanto.
(idh/ndr)











































