Disebut Tak Solid, Ini Hitungan Irman Gusman soal Suara DPD di Sidang MPR

Disebut Tak Solid, Ini Hitungan Irman Gusman soal Suara DPD di Sidang MPR

- detikNews
Rabu, 08 Okt 2014 13:37 WIB
Disebut Tak Solid, Ini Hitungan Irman Gusman soal Suara DPD di Sidang MPR
Jakarta - Dalam sidang paripurna pemilihan pimpinan MPR semalam, Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang mengusung ketua dari DPD yaitu Oesman Sapta gagal mengalahkan Koalisi Merah Putih (KMP). Suara DPD pun disebut tak solid karena terpecah. Namun, Ketua DPD Irman Gusman menyebut bahwa mayoritas suara sudah signifikan.

‎"Saya meyakinkan 128 yang hadir, 100 bisa kita dapat, kita juga tidak menafikan, ada kebocoran suara juga‎. Mayoritas dari suara yang didapat cukup signifikan, memang dari awal targetnya bukan 130 suara tapi mencapai 105‎ suara," kata Irman di kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (8/10/2014).

Irman mengatakan ‎bahwa paripurna semalam berlangsung cair. ‎Apalagi dengan diusungnya calon dari DPD sebagai Ketua MPR, menurut Irman, menunjukkan peran DPD semakin signifikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

‎"Ketika muncul Oesman Sapta yang kita tahu barangkali adanya rivalitas sehingga membuat rapat paripurna menarik. Rapat mencoba mengatakan jangan 1 calon. Tapi kami mampu bertahan untuk menafsirkan, tetap saya mengatakan, sebenarnya positioning DPD ini untuk musyawarah mufakat, tapi kami ada juga set plan B-nya, ya disebut paket itu, 1 nama tetap di kedua kubu yang menjadi berbeda penafsiran," ucapnya.

Seperti diketahui, paket calon pimpinan MPR yang diusung KIH ‎kalah lagi dengan KMP. KIH memperoleh 330 suara sementara KMP meraih 347 suara. Sehingga paket dari KMP dengan ketua Zulkifli Hasan memenangkan pemilihan pimpinan MPR. Di detik-detik akhir, PPP yang sebelumnya bergabung dengan KMP membelot dan merapat ke KIH. Namun, dengan dukungan kekuatan tampaknya KIH masih belum menggeser dominasi KMP.

(dha/fjr)


Berita Terkait