"Sejak tahun 1981 saya di Jakarta, kayak orang kaya, mandi pakai aqua. Makanya saya dendam luar biasa pada PAM," kata Ahok saat memberikan sambutan dalam acara Sosialisasi Ketahanan Air di Provinsi DKI, yang dilakukan di Balai Agung, Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (8/10/2014).
Ahok menuturkan, dia melihat perusahaan air minum daerah Jakarta lebih mengutamakan kepentingan industri. Akibatnya banyak penduduk DKI, khususnya yang di daerah Jakarta Utara kesulitan dapat air bersih dan terpaksa menyedot air tanah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok menyatakan kondisi rawan air ini berbahaya sebab orang akan terus menerus menyedot air tanah. Dia khawatir eksploitasi air tanah yang makin tak terkendali akan membuat permukaan tanah terus mengalami penurunan.
"Ini bahaya, persoalan ketahanan air kita sudah sangat serius. Di film kolosal kan untuk menang sumber air kota dimatiin. Orang Jakarta nggak usah diajak perang. Matiin airnya pasti akan mati dia," pungkas Ahok.
(ros/sip)










































