PPP Tidak Dapat Kursi MPR, Wasekjen: Suara DPD Terpecah

PPP Tidak Dapat Kursi MPR, Wasekjen: Suara DPD Terpecah

- detikNews
Rabu, 08 Okt 2014 10:47 WIB
PPP Tidak Dapat Kursi MPR, Wasekjen: Suara DPD Terpecah
Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan kembali harus menelan kekecewaan. Meski bergabung ke Koalisi Indonesia Hebat (KIH), jabatan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat tak juga didapat. Koalisi pengusung Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla ini kalah dalam pemungutan suara pemilihan calon pimpinan MPR 'melawan' Koalisi Merah Putih.

Wakil Sekretaris Jenderal PPP Hasan Husairi Lubis menyebut musabab kekalahan itu karena terpecahnya suara anggota Dewan Perwakilan Daerah.

"Kami kemarin sampai di ujung tidak dapat kursi di KMP dan akhirnya menerima tawaran KIH. Namun, saat voting suara DPD terpecah padahal sebelumnya utuh," kata Hasan kepada detikcom, Rabu (8/10/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasan menjelaskan, jika suara DPD tidak terpecah Koalisi Indonesia Hebat pasti akan menang. Dirinya juga menanyakan mengapa suara mereka (DPD) bisa terpecah.

"Kami harapkan suara DPD bulat. Tetapi kenapa bisa terjadi permainan seperti ini?," jelas Hasan.

Pada saat pemilihan Ketua MPR, PPP tidak menerima tawaran kursi wakil ketua MPR dari KMP. Dirinya malah menyebrang ke KIH dan hasilnya tetap nihil.

"Ada tawaran, ada perubahan, jadinya wakil ketua MPR Pak Hasrul. PKS sudah mau mengembalikan hak (kursi) PPP," kata Ketum PPP Suryadharma Ali sesaat sebelum Romi Cs sepakat menyebrang ke KIH.

Seperti diketahui, saat ini KMP sangat mengusai parlemen. Bahkan, dengan gagalnya KIH mendapat kursi pimpinan MPR, bisa dikatakan KIH telah kalah 5:0 dari KMP.

(spt/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads