PPP sebenarnya parpol anggota KMP. Namun di pemilihan pimpinan MPR kali ini, PPP ikut dalam paket yang diusung KIH.
Keikutsertaan PPP di KIH ini dipicu oleh tak diberikannya jatah kursi pimpinan MPR oleh KMP. PPP merasa dikhianati, hingga akhirnya mencari perahu baru. KIH lalu bersedia menerima PPP, memasukkan Waketum Hasul Azwar dalam paket yang diusungnya. Namun apa daya, paket itu akhirnya kalah 17 suara dari paket yang diusung KMP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pasti pemilihan kemungkinan besar untuk menang. Kemungkinan untuk menang juga kita perhitungkan," kata Romahurmuziy usai penandatanganan di Gedung DPR, Senayan, Selasa (7/10/2014).
Namun perhitungan itu sepertinya salah. PPP kini merasakan kekalahan pertamanya. Untuk PDIP cs, ini adalah kekalahan kelima di parlemen.
(trq/kha)











































