Ini terjadi saat petugas pencatat suara voting melaksanakan tugasnya di Ruang Sidang Paripurna, Gedung MPR, Senayanโ, Jakarta, Rabu (8/10/2014), pukul 04.00 WIB dini hari.
Petugas bersetelan jas hitam dan berkacamata ini hampir saja salah memasukkan catatan suara, yang harusnya untuk Paket B (Koalisi Merah Putih) malah hampir dicatatkan di kolom Paket A (Koalisi Indonesia hebat).โ Saat petugas ini menerima perhitungan suara berbunyi "Paket B!", petugas ini menggerakkan tangannya hendak mencoret satu suara untuk Paket A.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga kini, Paket A yang berisi Calon Ketua MPR Oesman Sapta Odang tertinggal dari Paket B yang berisi Calon Ketua MPRโ Zulkifli Hasan.
(dnu/kha)











































