Public Hearing DPRD Riau Diwarnai Penolakan Porwanas

Public Hearing DPRD Riau Diwarnai Penolakan Porwanas

- detikNews
Selasa, 11 Jan 2005 17:29 WIB
Pekanbaru - Penolakan dilaksanakannya Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) di Pekanbaru, Riau, menggelinding bagai bola salju. Hal itu terbukti saat berlangsungnya public hearing atas RAPBD Riau 2005 di Gedung DPRD Riau, Selasa (11/1/2005). Banyak komponen masyarakat yang meminta kepada Gubernur dan DPRD Riau agar meninjau kembali penggunaan uang rakyat sebesar Rp 6 miliar untuk acara yang dinilai cuma untuk gagah-gagahan itu. Masyarakat mempertanyakan penggunaan uang rakyat sebesar Rp 6 miliar yang diperuntukkan ke Porwanas. Padahal, saat ini di berbagai daerah yang ada di Riau tengah dilanda banjir maupun diserang penyakit malaria yang telah menewaskan banyak orang. "Kita harapkan DPRD Riau mempertimbangkannya kembali," cetus Musliady, ketua Angkatan Muda Melayu Riau (AMRI) kepada anggota DPRD Riau disambut riuh tepuk tangan masyarakat dan wartawan yang hadir, serta banyak anggota dewan.Diterangkan Musliady, apalagi di saat bangsa ini tengah berduka, maka sangat tidak etis jika Porwanas tetap dilaksanakan, apalagi ditambah dengan menghabiskan uang rakyat yang tidak sedikit."Kita harap para wartawan menggunakan hati nuraninya. Begitu juga dengan anggota dewan. Kita juga heran, kenapa acara ini begitu terkesan dipaksakan pelaksanaannya. Ada apa ini?" ucapnya penuh tanya. Pertanyaan senada juga muncul dari pengamat perkotaan Ir Mardianto Manan MM. Kepada DPRD Riau ia mengimbau agar penggunaan uang rakyat benar-benar difungsikan untuk kepentingan rakyat."Kalau sudah menuai kecaman kenapa terus dilanjutkan? Jangankan bagi masyarakat Riau, di kalangan wartawan yang ada di Riau sendiri sepertinya sudah muncul penolakan. Malah, saya lihat penolakan ini makin besar," paparnya. Sementara itu, Ketua DPRD Riau, drh H Chaidir MM, kepada wartawan mengatakan tidak ada alasan untuk menunda pelaksanaan Porwanas. Hal tersebut dikemukakannya setelah meninjau persiapan Porwanas VIII yang akan diselenggarakan pada tanggal 8-18 Februari mendatang, di Kantor Porwanas, jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru."Acara ini sudah diagendakan. Jadi, saya pikir memang tidak ada alasan untuk menunda pelaksaan Porwanas," kata Chaidir, anggota dewan dari Fraksi Partai Golkar itu penuh semangat.Anda punya usul dan tanggapan soal Porwanas? Kirimkan ke redaksi@staff.detik.com. (nrl/)


Berita Terkait