PPIH: Jamaah Haji Gelombang Dua Ditempatkan Dekat Masjid Nabawi

Laporan dari Arab Saudi

PPIH: Jamaah Haji Gelombang Dua Ditempatkan Dekat Masjid Nabawi

- detikNews
Selasa, 07 Okt 2014 20:50 WIB
Jakarta - Gara-gara penyedia akomodasi (majmuah) wanprestasi, 17.000 jamaah haji gelombang pertama ditempatkan di luar markaziyah (lebih dari 650 m dari Masjid Nabawi). Untuk jamaah haji gelombang dua dipastikan seluruhnya akan ditempatkan di dalam markaziyah.

"Kami dari PPIH sudah berupaya melakukan perbaikan akomodasi di Madinah. Mudah-mudahan tidak seperti fase pertama 20 persen di luar markaziah, insya Allah gelombang dua akan ditempatkan seluruhnya di markaziyah," kata Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi, Ahmad Jauhari, kepada wartawan di Kantor Misi Haji Indonesia Daker Madinah, Selasa (7/10/2014).

Tim PPIH Daerah Kerja Madinah di bawah pimpinan Ketua Daker Nasrullah telah melakukan pembicaraan mendalam dengan para majmuah. Nasrullah menuturkan semua majmuah telah menyatakan kesanggupan menempatkan jamaah haji di dalam markaziyah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Insya Allah sampai saat ini semuanya sepakat," kata Nasrullah kepada detikcom, di tengah kesibukan mengatur pergerakan jamaah haji di Mina hari Minggu lalu.

Penempatan jamaah haji di dalam markaziyah menjadi sangat penting karena mayoritas jamaah haji Indonesia masuk kategori risiko tinggi (Risti). Tentu saja jamaah haji yang sudah tua dan sakit-sakitan akan sulit menunaikan salat arbain (salat wajib 40 waktu) di Masjid Nabawi.

"Jadi 90.000 atau lebih dari 60 persen jamaah haji kita masuk kategori risti," kata Jauhari menambahkan.

Persoalan pemondokan sempat menjadi isu serius dan banyak jamaah haji gelombang satu yang protes. Tak sedikit jamaah yang akhirnya sakit karena bolak-balik cukup jauh untuk salat arbain di tengah suhu Madinah yang sangat panas. Persoalan lain adalah perusahaan katering yang melanggar kontrak, satu perusahaan katering diputus kontrak karena menyajikan makanan basi.

Semoga saja akomodasi dan katering jamaah haji gelombang dua lebih baik lagi. Tak ada majmuah wanprestasi menempatkan jamaah jauh dari masjid Nabawi maupun perusahaan katering yang memberikan makanan basi. Sehingga jamaah haji bisa fokus beribadah dengan nyaman.

Total jamaah haji di Indonesia tahun 2014 sebanyak 168.800 jamaah haji. 155.200 di antaranya adalah jamaah haji reguler. Sampai saat ini dilaporkan sebanyak 117 jamaah haji Indonesia wafat di Tanah Suci. Jamaah haji gelombang pertama akan dipulangkan ke Tanah Air mulai 9 Oktober mendatang.

(van/kha)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads