Rapat Gabungan Kembali Diskors, Golkar Ingin Tuntaskan Pembahasan Tatib

Berebut Ketua MPR

Rapat Gabungan Kembali Diskors, Golkar Ingin Tuntaskan Pembahasan Tatib

- detikNews
Selasa, 07 Okt 2014 19:14 WIB
Rapat Gabungan Kembali Diskors, Golkar Ingin Tuntaskan Pembahasan Tatib
Jakarta - Rapat gabungan antara MPR dan DPD kembali diskors sampai pukul 20.00 WIB. Rapat ini seyogyanya membahas mekanisme pengambilan keputusan dalam paripurna nanti apakah musyawarah mufakat atau voting.

Meski terjadi beberapa kali skorsing, Ketua DPP Hanura Saleh Husein optimis kesepakatan tetap bisa dicapai malam ini juga.

"Skors lagi sampai jam 20.00 WIB. Sebentar lagi (keputusannya tercapai)," ujarnya kepada wartawan di depan Ruang KK5 Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (7/10/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal senada juga diungkapkan politisi Golkar Azis Syamsuddin. Dia menjelaskan pembahasan mengenai usulan Golkar untuk merubah tatib dan melalui MD3 masih alot.

"Itu kan usulan kami bahwa dalam tatib itu usulan krusial. Tentu usulan dari kami akan kami rundingkan setelah skors ini kami cabut. Kalau kita sepakat ada hal-hal yang bertentangan Pasal 15 UU MD3 dan Pasal 21 Tatib MPR," jelasnya.

Lalu bagaimana jika kesepakatan ini tak kunjung tercapai? Apalagi pelantikan presiden terpilih tinggal menghitung hari.

"Ada usulan jubir NasDem kalau nanti nggak ada kesepakatan nanti bisa pimpinan sementara yang melantik presiden terpilih," pungkas Azis.

Sebagaimana diketahui, Ketum Golkar Aburizal Bakrie (Ical) menelurkan 6 arahan hari ini. Dari poin-poin tersebut, salah satunya ingin mengubah Tatib MPR pasal 21 ayat 1 dan surat edaran dari Sekjen MPR tentang bakal calon pimponan MPR. Di mana pihaknya merasa tatib dan UU MD3 harus dibicarakan ulang.

(aws/kha)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads