Seperti yang disampaikan Manajer Humas dan Protokoler PT Angkasa Pura II Yudis Tiawan melalui siaran pers, Senin (6/10/2014). Penutupan ini akan dimulai Selasa (7/10) besok, pukul 10.00 WIB.
"Dengan demikian, seluruh akses masuk bandara yang biasa melewati Pintu M1 tidak lagi melalui pintu tersebut, namun dialihkan melalui jalur perimeter selatan," kata Yudis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan adanya pengalihan rute, calon penumpang pesawat yang akan terbang melalui Bandara Soekarno-Hatta dari arah Tangerang dihimbau untuk tiba lebih awal," kata Yudis.
Rute yang bisa dilalui dari arah Tangerang adalah melewati jalur Jl Surya Darma-Jl Perimeter Selatan-Jl P1 Bandara (depan kompleks Pergudangan Soewarna). Untuk ke Tangerang dari arah bandara yakni melalui Jl P2 Bandara (arah Tol Sedyatmo)-Jl Perimeter Utara-Jl Surya Darma.
Sementara untuk pelintas dari Jakarta ke Tangerang melalui Jl Surya Darma atau Jl Daan Mogot-Jl Pembangunan III-Jl Garuda-Jl Halim Perdanakusuma-Jl Husein Sastranegara-Jl Tol Sedyatmo. Hal ini juga berlaku untuk arah sebaliknya.
Jalur perimeter utara dan selatan ini memiliki panjang 6,5 Km dan lebar 6,5 m. Kedua jalur masuk dalam kategori restricted public area, dimana bus dan truk tak bisa melintas karena ada portal setinggi 2,4 m.
"Jalur KRL itu akan masuk ke bandara melalui Pintu M1 hingga ke stasiun bandara yang segera dibangun. Jalur kereta dibangun di median jalan M1 yang eksisting, sehingga kami juga akan merelokasi jalan itu," kata Bram Bharoto Tjiptadi, Senior General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Soekarno-Hatta.
Material bantalan untuk rel kereta saat ini sudah ditempatkan di Pintu M1 bandara. Setelah pengalihan jalur, tahap pembangunan akan segera dikerjakan oleh PT Railink.
(vid/ahy)











































