Setelah melalui serangkaian interupsi hingga akhirnya mendengar pemaparan visi misi bakal calon pimpinan MPR unsur DPD, rapat DPD menyepakati penentuan satu nama calon pimpinan melalui voting.
Voting atau pemungutan suara itu digelar usai 9 bakal calon pimpinan MPR yang disiapkan DPD memaparkan visi misi dalam rapat di gedung DPD/MPR Jakarta, Senin (6/10/2014). Voting dimulai sekitar pukul 21.35 WIB.
"Mekanismenya tiap anggota memilih satu nama dari tiap bakal calon. Tiga nama akan ditetapkan menjadi calon pimpinan MPR dengan prioritas yang pertama yang akan diusulkan dalam paripurna besok pagi," kata ketua kelompok DPD Bambang Sadono yang memimpin rapat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal dua nama berikutnya disebut sebagai cadangan manakala calon nomor satu yang diajukan berhalangan atau terjadi dinamika di luar perkiraan dalam paripurna besok.
"Apabila melingkari lebih dari satu dianggap batal," lanjut Bambang.
Pantauan pukul 21.45 WIB, pemungutan suara masih berlangsung dengan memanggil satu per satu anggota ke depan kemudian menentukan satu nama melalui bilik suara. Nama itu dimasukkan ke dalam kotak bening.
Berikut 9 nama bakal calon pimpinan MPR dari unsur DPD Ri:
Wilayah Barat:
1. Hj Asmawati SE (Sumsel)
2. Drs H Abdul Gofur Umam Mm (Riau)
3. Drs H A Hudomi Roni
Wilayah Tengah:
1. Oesman Sapta (Kalbar)
2. Dr (HC) AM Fatwa
3. Drs H Akhmad Muqowam (Jateng)
Wilayah Timur:
1. Prof Dr John Pierl MS (Maluku)
2. Hana Hasanah Fadel Muhammad (Gorontalo)
3. Dr H Ajiep Padindang MM (Sulsel)
(bal/vid)











































