Ahok Puas dengan Penerapan Parkir Meter

Ahok Puas dengan Penerapan Parkir Meter

- detikNews
Senin, 06 Okt 2014 20:54 WIB
Ahok Puas dengan Penerapan Parkir Meter
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai penerapan parkir meter di Jalan Sabang, Jakarta Pusat, sangat memuaskan. Dengan adanya mesin parkir elektronik ini, jumlah pendapatan yang disetor ke kas daerah meningkat 14 kali lipat.

โ€œParkir meter ini luar biasa. Pendapatan kotor saja, dulu waktu pakai uang biasa, setoran ke Pemda hanya Rp 500.000 per hari, sekarang trotoar setengah diperbaiki saja sudah bisa dapat Rp 7 juta per hari,โ€ kata Ahok dengan wajah sumringah.

Hal ini dikatakannya kepada wartawan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (6/10/2014). Orang nomor dua di DKI ini menuturkan, peningkatan tersebut masih belum maksimal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia yakin jika parkir meter diterapkan dengan pendapatan ke kas Pemda akan jauh lebih meningkat jika trotoar jalan benar-benar ditata untuk lokasi yang bisa parkir on street dan jam berlakunya menjadi 24 jam. โ€œJumlah (Rp 7 juta per hari) itu saja saat malam masih dipalakin lagi. Kalau trotoar dirapikan, itu bisa Rp 14 juta per hari penghasilan kotornya,โ€ imbuhnya.

Melihat potensi tersebut, Ahok berharap bisa menerapkan sistem parkir meter di seluruh DKI untuk mencegah kebocoran penerimaan daerah di sektor parkir. Sebagai kompensasi penerapan parkir yang mahal tersebut, dia berjanji akan meningkatkan pelayanan transportasi massal, termasuk menyediakan bus tingkat gratis.

โ€œArtinya ini kan memang bagus. Kita harapkan seluruh Jakarta nanti akan kita beauty contestkan. PAD (pendapatan asli daerah) ya untuk transportasi, kan kita mau kasih bus tingkat gratis,โ€ pungkasnya.

(ros/vid)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads