Polisi Rekonstruksi Kecelakaan Lamborgini Hotman, Ini Hasilnya

Polisi Rekonstruksi Kecelakaan Lamborgini Hotman, Ini Hasilnya

- detikNews
Senin, 06 Okt 2014 17:46 WIB
Polisi Rekonstruksi Kecelakaan Lamborgini Hotman, Ini Hasilnya
Jakarta - Satuan Lalu Lintas Jakarta Utara menggelar melakukan rekonstruksi kecelakaan Lamborghini milik Hotman Paris Hutapea di KM 17 Tol Ancol. Kecelakaan ini merengut nyawa sopir truk JNE, Dedy Sulaeman.

"Untuk perkembangan penanganan kasus kecelakaan di tol Wiyoto, hari ini penyidik dari Laka Lantas Polres Jakarta Utara mengajak Labfor kemudian Tim Ahli dari Korlantas untuk melakukan pengolahan TKP kembali di lokasi kejadian," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto di kantornya, Senin (6/10/2014).

Menurut Rikwanto, hasil awal rekonstruksi tersebut adalah terjadi kecelakaan tunggal. Mobil box yang sedang dalam perjalanan mengalami pecah ban sehingga oleng, membanting ke kanan, kemudian menghantam guardil pembatas jalan sehingga terguling.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam proses oleng menabrak pembatas jalan, sopir truk terlempar keluar dan jatuh di aspal, itu lah yang diduga penyebab kematiannya. Sedangkan kenek nya mengalami luka, sekarang sedang dirawat di rumah sakit," ujarnya.

Setelah peristiwa tersebut, mobil-mobil yang ada di belakang truk panik dan mencoba menghindar. Akhirnya kecelakaan yang melibatkan salah satunya mobil Lamborghini milik Hotman Paris itu pun terjadi.

"Termasuk ada bus juga yang menghindar, termasuk ada mobil Lamborghini yang menghindar, akhirnya menabrak belakang bus, kemudian menabrak pembatas jalan dan ringsek. Jadi mobil Lamborghini ini tidak pernah menyentuh mobil box tersebut, dia urusan sendiri dengan mobil box dan guardil pembatas jalan," tutur Rikwanto.

Sebelumnya, Hotman Paris sudah menjelaskan mobil Lamborghini miliknya hanya berbenturan dengan bus pariwisata, tidak membentur pembatas jalan.

"Hanya mobil pariwisata, cuma mobilnya kan sesudah terbentur saya, mobil pariwisata loncat lagi ke kiri, โ€Žmakanya aku bisa lewat. Aku kira-kira 50 meter berhenti, menunggui apa yang terjadi, karena gelap, mobil pariwisatanya pergi. Buktinya saya tidak nabrak trotoar, karena saya sudah diserempet bus pariwisata, dia loncat lagi ke kiri, saya maju, baru kemudian 50 meter saya berhenti," beber Hotman di kantor Satuan Lalu Lintas Jakarta Utara.



(idh/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads