Pandangan fraksi ini disampaikan oleh Ketua Fraksi Golkar di DPRD DKI, Zainuddin di kantor DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakpus, Senin (6/10/2014). Ia sempat membahas surat Kemendagri No 121.31/3866/OTDA yang membahas cara pengunduran diri kepala daerah yang tak lagi harus melalui berbagai paripurna di DPRD. Ia menyinggung pengunduran diri Prijanto sebagai wakil gubernur yang ditolak dalam paripurna DPRD DKI pada 6 Maret 2012.
Ia menilai permohonan pengunduran diri Jokowi menjadi spesial karena baru pertama kali terjadi di Indonesia seorang gubernur DKI mengundurkan diri untuk menjabat sebagai presiden. Menurut mereka, pentingnya posisi jabatan gubernur DKI secara tersirat tak boleh dibiarkan kosong dalam waktu lama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fraksi Golkar mengapresiasi langkah Jokowi dan Ahok untuk memperbaiki kota Jakarta. Karena itu, ia menerima dengan baik pengunduran diri Jokowi.
"Fraksi Golongan karya DPRD DKI Jakarta menerima dengan baik pengunduran diri dan berhenti saudara Ir H Joko Widodo sebagai Gubernur Provinsi sekaligus menyampaikan ucapan selamat menjalankan tugas baru sebagai Presiden RI untuk membawa Indonesia ke depan lebih aman, adil, maju, sejahtera menuju Indonesia Hebat," kata Zainuddin yang disambut riuh tepuk tangan dan sorak para anggota DPRD karena kalimat 'menuju Indonesia Hebat'nya.
"Di bawah tegaknya Merah Putih," lanjut Zainuddin dengan nada tegas.
Ucapannya ini kembali disoraki para anggota dewan. Jokowi pun sempat menoleh ke arah Zainuddin.
Usai menyampaikan pandangan fraksi, Zainuddin mendatangi para pimpinan dewan untuk memberikan pandangan fraksinya dan menyalami Jokowi.
Saat ia kembali ke mejanya, beberapa anggota dewan nampak menyalami. Bahkan ada yang memuji ucapan 'Menuju Indonesia hebat dibawah tegaknya merah putih'.
"Hebat punya itu," ucap salah seorang anggota dewan dan disambut senyum Zainuddin.
(bil/mpr)










































