Irman berharap Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menerapkan musyawarah mufakat sejak awal hingga akhir proses pemilihan pimpinan. βDengan musyawarah mufakat, bangsa dan rakyat Indonesia sesungguhnya akan memperoleh manfaat,β kata dia melalui keterangan tertulis kepada detikcom, Senin (6/10/2014).
Menurut Irman keputusan-keputusan besar tentang Indonesia, terutama menyangkut konstitusi, tidak layak ditentukan dengan cara menang-menangan kelompok atau golongan tertentu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Irman kemudian mencontohkan, bahwa Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesi Tahun 1945 (UUD 1945) mengedepankan musyawarah mufakat dalam berpolitik. Pancasila juga bermakna gotong royong yang kemudian didterapkan oleh Presiden Sukarno, Soeharto hingga Gus Dur.
βKenapa kita berselisih terus dan mau menang sendiri? Musyawarah mufakat dimulai dengan memilih pemimpin lembaga ini (MPR),β kata dia.
Pemilihan pimpinan MPR akan dilakukan Senin malam ini pukul 19.30 WIB. Rapat akan dipimpin oleh pimpinan MPR sementara yakni anggota tertua Maimanah Umar dan anggota termuda Ade Rezki Pratama.
(erd/nrl)











































