Palembang Terancam Banjir
Selasa, 11 Jan 2005 15:33 WIB
Palembang - Hujan deras yang mengguyur Palembang sejak Senin sore kemarin hingga Selasa dinihari (11/1/2005), membuat sejumlah kawasan pemukiman di Palembang kebanjiran. Diperkirakan banjir besar akan terjadi sebab curah hujan tinggi sampai Februari nanti.Kawasan pemukiman yang warganya sampai Selasa siang ini membersihkan air yang menggenangi lantai rumahnya, berdasarkan pemantauan detikcom, adalah Plaju, Kertapati, Sekojo, Pakjo, Kenten dan Sekip.Banjir ini muncul ditambahi adanya air dari dalam tanah. Rumah-rumah warga yang menjadi korban utamanya berada di lahan bekas rawa-rawa seperti di Plaju, Kertapati dan Kenten."Air ini keluar di sela-sela dinding rumah dan lantai. Dulunya lahan rumahku memang rawa yang ditimbun," kata Eddy, warga Sriraya II, Plaju, Palembang.Jika hujan deras ini terus berlangsung, bukan tidak mungkin Palembang akan mengalami banjir seperti dua tahun lalu. Apalagi menurut Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Suyatim, di kantornya Jalan Kol Burlian, untuk Januari-Februari ini curah hujan yang turun di Palembang cukup tinggi."Penyebabnya pola angin menuju Indonesia membawa uap air yang banyak, serta kiriman air dari curah hujan yang tinggi di daerah pergunungan seperti Pagaralam," kata Suyatim.Untuk mengantisipasi ancaman banjir, Pemerintah Kota Palembang kini membentuk Satuan Pelaksana Penanggulangan Banjir dan Penanganan Pengungsi. "Kita telah membentuk posko banjir di beberapa tempat," kata Wakil Walikota Palembang Tolha Hasan pada detikcom.
(nrl/)











































