“Pertama saya ucapkan terima kasih, ini namanya ketiban pulung juga nih,” kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (6/10/2014).
Asian Games ke XVIII pada 2018 seharusnya diselenggarakan di Vietnam. Tetapi, karena negara tersebut sedang krisis, akhirnya mengundurkan diri. Dewan Olimpiade Asia akhirnya memberikan kesempatan tersebut ke Indonesia. Kota yang jadi tuan rumah yakni Jakarta, Palembang, dan Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menepis pro kontra seputar penyelenggaran Asian Games, Ahok menyatakan banyak keuntungan bagi DKI antara lain meningkatkan popularitas Ibukota di tingkat regional. Hal ini dilihatnya sudah terbukti di Incheon, Korea Selatan yang jadi tuan rumah Asian Games tahun ini.
“Ini juga ajang untuk memperkenalkan Jakarta juga kan, efeknya juga besar. Korea juga begitu, mereka juga pakai sistem itu untuk mempromosikan Incheon supaya daerah reklamasi baru dipromosikan. Kita akan dorong swasta yang bangun, untuk bangun properti segala macem,” pungkasnya.
Ahok melakukan kunjungan selama tiga hari ke Incheon untuk menghadiri penutupan Asian Games XVII. Bersama Gubernur Sumatera Selatan, Alex Nurdin dan Ketua Komite Olahraga Indonesia Rita Subowo menerima bendera sebagai tanda jadi tuan rumah event periode berikutnya.
(ros/fjp)











































